BACA JUGA:Perempat Final BATC 2026: Raymond/Joaquin Tumbang, Indonesia Gagal Mengunci Kemenangan Lebih Cepat!
Namun, pasangan Jepang tentu bukan lawan yang mudah karena memiliki pertahanan rapat dan kecepatan permainan yang tinggi.
Selanjutnya, partai ketiga akan menjadi penentu penting melalui sektor tunggal putra kedua.
Indonesia menurunkan Prahdiska Bagas Shujiwo yang akan menghadapi Yushi Tanaka.
Prahdiska sebelumnya menunjukkan performa impresif dengan permainan menyerang yang efektif.
Jika mampu menjaga konsistensi dan fokus sepanjang pertandingan, peluang Indonesia untuk menambah poin tetap terbuka.
Pada partai keempat, Indonesia mengandalkan pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang akan menghadapi Takumi Nomura/Yuichi Shimogami.
Pasangan Indonesia diharapkan mampu tampil lebih stabil dan mengurangi kesalahan sendiri.
Chemistry permainan menjadi kunci utama dalam menghadapi pasangan Jepang yang dikenal memiliki permainan disiplin serta pertahanan solid.
Partai kelima, jika diperlukan, akan mempertemukan Richie Duta Ricardo melawan Yudai Okimoto.
Richie sebelumnya menjadi pahlawan kemenangan Indonesia di babak perempat final dan diharapkan kembali menunjukkan mental juara.
Partai ini berpotensi menjadi laga penentuan yang sarat tekanan.
Pertemuan Indonesia dan Jepang dipastikan berlangsung ketat.
Kedua tim sama-sama memiliki komposisi pemain muda yang sedang berkembang serta semangat juang tinggi.
Dukungan strategi pelatih dan kesiapan mental para pemain akan menjadi faktor penentu dalam perebutan tiket menuju final BATC 2026.
Indonesia berharap mampu menampilkan permainan terbaik demi menjaga peluang meraih gelar juara.