JAMDA IX Pramuka Sumsel 2026, Cik Ujang: Penguasaan Teknologi Digital Sangat Penting

JAMDA IX Pramuka Sumsel 2026, Cik Ujang: Penguasaan Teknologi Digital Sangat Penting

Cik Ujang saat membuka Jamda IX Pramuka Sumsel 2026.--Foto humaspemprovsumsel

HARIANBANYUASIN.COM – Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang secara resmi membuka Jambore Daerah (Jamda) IX Gerakan Pramuka Sumsel Tahun 2026 yang diselenggarakan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumsel di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Gandus, Palembang, Kamis (18/6/2026).

Dalam sambutannya, Cik Ujang menegaskan bahwa Jambore Daerah bukan sekadar ajang pertemuan, melainkan wadah pembinaan generasi muda untuk membentuk pribadi yang disiplin, berkarakter, dan berjiwa kepemimpinan.

"Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan keterampilan, serta menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

BACA JUGA:Harlah Muslimat NU ke-80, Wagub Cik Ujang Ajak Perkuat Peran Perempuan dan Ketahanan Keluarga

BACA JUGA:Capaian IPM Palembang Tuai Pujian, Ratu Dewa: Berkat Dukungan Pemprov Sumsel

Menurut Cik Ujang, di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat, Gerakan Pramuka harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. 

Pramuka masa kini tidak hanya dituntut memiliki keterampilan di alam terbuka, tetapi juga harus menguasai teknologi digital, memiliki literasi informasi yang baik, serta mampu berpikir kritis.

"Pramuka masa kini tidak hanya terampil di alam terbuka, tetapi juga harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Pemanfaatan teknologi digital, kecakapan literasi informasi, serta kemampuan berpikir kritis harus menjadi bagian dari kompetensi setiap anggota Pramuka," katanya.

BACA JUGA:Wisuda ke-80 UMP, Wagub Cik Ujang Pesan Lulusan Jadi Agen Perubahan dan Penjaga Integritas

BACA JUGA:Gubernur Sumsel Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Berikan Data Akurat dan Terbuka

Ia juga mengapresiasi tema yang diusung dalam Jamda IX, yakni semangat Pramuka Mandiri Pangan. 

Menurutnya, tema tersebut sejalan dengan upaya membangun generasi muda yang peduli terhadap ketahanan pangan, mampu memanfaatkan potensi lokal, serta mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidup.

"Pramuka harus menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan, pertanian sederhana, hingga inovasi pangan berbasis potensi daerah," tegasnya.

BACA JUGA:Herman Deru Dorong Masjid Jadi Pusat Kegiatan Sosial dan Keagamaan Masyarakat

Sumber: