JAMDA IX Pramuka Sumsel 2026, Cik Ujang: Penguasaan Teknologi Digital Sangat Penting
Cik Ujang saat membuka Jamda IX Pramuka Sumsel 2026.--Foto humaspemprovsumsel
Cik Ujang berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana belajar dan mengembangkan diri sehingga tumbuh menjadi generasi yang tangguh, kreatif, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
"Pramuka adalah pelopor. Pramuka adalah agen perubahan. Dari sinilah akan lahir calon-calon pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan bangsa," tutupnya.
Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumsel, Riza Pahlevi, mengajak seluruh peserta memanfaatkan momentum Jamda sebagai ajang memperluas jejaring persahabatan, mengasah semangat gotong royong, serta menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Ia juga menyampaikan kebanggaannya atas prestasi Gerakan Pramuka Sumsel yang selama dua tahun berturut-turut berhasil mempertahankan predikat sebagai salah satu Pramuka Tergiat tingkat nasional.
Jamda IX Sumsel 2026 diikuti sebanyak 1.248 Pramuka Penggalang terbaik dari seluruh Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Sumatera Selatan.
Berbagai kegiatan digelar selama jambore, mulai dari wisata rotasi, edukasi pendidikan, pentas seni budaya, hingga festival kuliner.
Selain menjadi ajang pembinaan generasi muda, kegiatan tersebut turut menggerakkan perekonomian masyarakat dengan melibatkan sedikitnya 20 pelaku UMKM lokal di kawasan perkemahan.
Ketua Pelaksana Jamda IX yang juga Wakil Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumsel, Giri Ramanda N. Kiemas, melaporkan bahwa Jamda IX Tahun 2026 mengusung tema "GEMAR" (Gembira, Mandiri, Berkarakter).
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memfasilitasi pertemuan seluruh Pramuka Penggalang di Sumatera Selatan guna mempererat persatuan, meningkatkan keterampilan, memperluas wawasan, serta menyiapkan calon pemimpin masa depan.
Sumber: