Dua Pemimpin Sumsel Ini Berhasil Bawa Sumsel Raih Penghargaan CSR Tingkat Nasional

Dua Pemimpin Sumsel Ini Berhasil Bawa Sumsel Raih Penghargaan CSR Tingkat Nasional

Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang menerima penghargaan dari Kemendes PDT.--Foto humaspemprovsumsel

HARIANBANYUASIN.COM - Pemprov Sumsel memperoleh penghargaan nasional atas keberhasilan dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkontribusi pada pengembangan desa berkelanjutan, khususnya di sektor perikanan.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Republik Indonesia dalam ajang CSR dan PDB Awards 2026 yang berlangsung di Operational Room, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Capaian ini menjadi bukti komitmen Pemprov Sumsel di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang dalam mendorong pembangunan desa melalui sinergi program CSR.

BACA JUGA:Gubernur Sumsel Targetkan Sultan Muda Dorong Ekspor dan Ekonomi Inklusif

BACA JUGA:Peringati Hari Kartini, Ketua DWP Sumsel Ziarahi Makam Ratu Sinuhun

Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang sebagai representasi Pemerintah Provinsi Sumsel.

Mengangkat tema “Kontribusi Dunia Usaha dan Organisasi Lainnya dalam Mendukung Rencana Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia demi Tercapainya Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam pembangunan desa.

Dalam sambutannya, Yandri Susanto menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan kepada daerah yang menunjukkan komitmen tinggi dalam memanfaatkan CSR sebagai instrumen pembangunan desa.

BACA JUGA:Semangat Kartini Menggelora, Pemprov Sumsel Gelar Apel Gabungan Peringatan Hari Kartini 2026

BACA JUGA:Herman Deru Apresiasi Kemajuan Empat Lawang, Sebut Tetap Progresif Meski APBD Terbatas

Ia juga mengapresiasi kontribusi dunia usaha yang telah menyalurkan program CSR secara tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

“CSR yang disertai dengan pendampingan dan pemberdayaan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa,” katanya.

Lebih lanjut, Yandri menekankan pentingnya kesinambungan program CSR agar tidak bersifat sementara, melainkan mampu membangun fondasi kemandirian desa yang kuat dan berkelanjutan.

Sumber: