MBG Terhenti di 3 Sekolah, Orang Tua Minta Pengawasan Ketat

MBG Terhenti di 3 Sekolah, Orang Tua Minta Pengawasan Ketat

Ilustrasi --

HARIANBANYUASIN.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya terhenti di SDN 26 Banyuasin III.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, siswa di SDN 41 Plus Banyuasin III dan SDN 15 Banyuasin III juga tidak lagi menerima santapan MBG sejak usai libur kenaikan kelas.

Belum ada kejelasan resmi terkait penghentian program tersebut.

BACA JUGA:MBG SDN 26 Banyuasin III Disetop, Komite Pertanyakan Kejelasan Program

BACA JUGA:Hari Pertama Masuk Sekolah Ramadhan 2026, SPPG Sukajadi Salurkan MBG Menu Tekwan Ikan Gabus Untuk Siswa

Namun, menurut salah satu wali murid, terhentinya distribusi MBG diduga berkaitan dengan pengurangan kuota pada masing-masing pengelola SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).

“Kami dengar kuotanya dikurangi. Tapi belum ada penjelasan resmi. Yang jelas, anak-anak sekarang sudah tidak menerima lagi,” ujar seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya.

Para orang tua berharap ada pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program tersebut.

BACA JUGA:Siswi SDN 35 Banyuasin III Diduga Tidak Terima MBG, Orang Tua Soroti Sikap Oknum Guru

BACA JUGA:Isu Nasi MBG Berulat di SMPN 1 Sembawa Dibantah, Ismail ; Dinkes Sudah Melakukan Pengujian dan Layak Konsumsi

Mereka meminta transparansi agar tidak terjadi ketidaksesuaian antara laporan administrasi dan kondisi di lapangan.

“Jangan sampai siswa tidak menerima makanan, tapi laporan ke pusat tetap menyatakan program berjalan. Ini harus diawasi dengan serius,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Komite SDN 26 Banyuasin III, Malyadi SH MSi, mengaku prihatin atas terhentinya program MBG.

BACA JUGA:Nurdiana, S.Pd.SD Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden atas Program MBG

Sumber: