Dragonfish, Penghuni Sunyi Laut Dalam yang Muncul Saat Malam

Dragonfish, Penghuni Sunyi Laut Dalam yang Muncul Saat Malam

Dragonfish menempati wilayah laut yang sangat ekstrem, yang secara ilmiah dikenal sebagai Zona Mesopelagik dan Zona Batipelagik.--

HARIANBANYUASIN.COM Dragonfish merupakan salah satu makhluk laut dalam paling misterius dan menakjubkan yang pernah ditemukan manusia.

Ikan ini menempati wilayah laut yang sangat ekstrem, yang secara ilmiah dikenal sebagai Zona Mesopelagik dan Zona Batipelagik.

Habitatnya berada jauh dari jangkauan cahaya matahari, tepatnya pada kedalaman antara 200 hingga 2.000 meter di bawah permukaan laut.

BACA JUGA:Bikin Merinding! Hewan Ini Bisa Menunda Kehamilan Hingga 7 Bulan, Kok Bisa?

BACA JUGA:Jangan Tertipu Wajah Lucunya, Stoat dan Ermine Adalah Pemburu Tanpa Ampun

Namun, sebagian besar spesies Dragonfish lebih sering ditemukan pada kisaran kedalaman 500 hingga 1.500 meter, sebuah wilayah yang sepenuhnya gelap, bersuhu sangat rendah, dan memiliki tekanan air yang luar biasa tinggi.

Kondisi ekstrem tersebut membuat Zona Mesopelagik dan Batipelagik dijuluki sebagai “dunia senja” dan “dunia malam abadi” di lautan.

Pada kedalaman ini, cahaya matahari sudah tidak mampu menembus sama sekali, sehingga Dragonfish harus mengandalkan adaptasi biologis yang luar biasa untuk bertahan hidup.

BACA JUGA:Lebih Berat dari 30 Gajah, Ini Fakta Menakjubkan Paus Biru Penguasa Samudra

BACA JUGA:Fakta Menakjubkan Burung Dipper, Burung Penyanyi yang Jago Menyelam dan Berjalan di Air

Suhu air di wilayah ini umumnya hanya sedikit di atas titik beku, memaksa Dragonfish memiliki metabolisme yang efisien dan struktur tubuh yang mampu beradaptasi dengan lingkungan dingin.

Salah satu aspek paling menarik dari Dragonfish adalah perilaku Migrasi Vertikal harian yang mereka lakukan.

Fenomena ini merupakan strategi bertahan hidup yang sangat penting.

BACA JUGA:Myrmecophyton Arfakianum, Tanaman Epifit Langka dengan Bunga Biru Unik dari Pegunungan Arfak

Sumber: