Jangan Tertipu Wajah Lucunya, Stoat dan Ermine Adalah Pemburu Tanpa Ampun
Hewan ini dikenal sebagai Stoat saat musim panas dan berubah nama menjadi Ermine ketika musim dingin tiba.--
HARIANBANYUASIN.COM - Di dunia satwa liar, terdapat seekor hewan kecil yang memiliki keunikan luar biasa karena seolah memiliki dua nama berbeda.
Hewan ini dikenal sebagai Stoat saat musim panas dan berubah nama menjadi Ermine ketika musim dingin tiba.
Meski sebenarnya berasal dari spesies yang sama, yakni Mustela erminea, perubahan penampilan drastis membuatnya tampak seperti dua hewan yang berbeda.
BACA JUGA:Lebih Berat dari 30 Gajah, Ini Fakta Menakjubkan Paus Biru Penguasa Samudra
BACA JUGA:Fakta Menakjubkan Burung Dipper, Burung Penyanyi yang Jago Menyelam dan Berjalan di Air
Pada musim panas, Stoat memiliki bulu berwarna cokelat kemerahan di bagian punggung dan warna lebih terang di bagian perut.
Warna ini berfungsi sebagai kamuflase alami untuk bersembunyi di antara rerumputan, tanah, dan semak belukar.
Namun, saat musim dingin datang, hewan ini mengalami perubahan yang sangat mencolok.
BACA JUGA:Valais Blacknose, Domba Terlucu di Dunia dengan Ketangguhan Pegunungan Alpen
BACA JUGA:Trenggiling, Mamalia Bersisik dengan Pertahanan Unik yang Terancam Punah
Bulunya berubah menjadi putih bersih untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan bersalju.
Menariknya, ujung ekor Stoat tetap berwarna hitam pekat sepanjang tahun.
Ciri khas ini membuat Ermine mudah dikenali sekaligus tetap membantu mengalihkan perhatian predator dari tubuh utamanya.
BACA JUGA:Kakapo, Burung Beo Unik dari Selandia Baru yang Tidak Bisa Terbang
Sumber: