Sekda Sumsel Tekankan Revitalisasi Bahasa Daerah dan Tertib Bahasa di Ruang Publik

Sekda Sumsel Tekankan Revitalisasi Bahasa Daerah dan Tertib Bahasa di Ruang Publik

--Foto humaspemprovsumsel

HARIANBANYUASIN.COM - Sekda Sumsel, Edward Candra, mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari upaya menjaga martabat bahasa negara sekaligus merawat kekayaan budaya bangsa.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Diskusi Kelompok Terpumpun Pembinaan Lembaga di Ruang Publik dan Naskah Dinas serta Revitalisasi Bahasa Daerah, Jumat (30/1/2026).

Menurut Edward, bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas, jati diri, serta cerminan peradaban suatu bangsa.

BACA JUGA:Feby Deru Ajak ASN Hidup Sehat dan Cintai Produk Lokal

BACA JUGA:Hadiri Haul Habib Ja’far, Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pendidikan Agama dan Akhlak Generasi Muda

Sumatera Selatan memiliki keragaman bahasa daerah yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat sebagai warisan budaya tak benda yang harus dijaga keberlanjutannya.

“Bahasa bukan sekadar alat komunikasi. Bahasa adalah identitas, jati diri, sekaligus cerminan peradaban. Di Sumatera Selatan, kita memiliki keragaman bahasa daerah yang menjadi warisan budaya tak benda dan harus kita jaga keberlanjutannya,” ujar Edward.

Ia menegaskan, revitalisasi bahasa daerah menjadi sangat penting di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat.

BACA JUGA:Pemprov Sumsel Tetapkan 9 Isu Strategis

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Pastikan Progres Sekolah Rakyat Ogan Ilir Sesuai Rencana

Generasi muda saat ini semakin akrab dengan bahasa asing dan bahasa gaul digital, namun mulai menjauh dari bahasa ibu mereka sendiri.

Jika tidak ada langkah nyata, lanjutnya, bukan tidak mungkin sebagian bahasa daerah akan semakin terpinggirkan bahkan terancam punah.

Oleh sebab itu, kegiatan sosialisasi dan diskusi ini dinilai sangat strategis.

BACA JUGA:Sekda Sumsel Tekankan Pentingnya SIPD RI untuk Transparansi dan Akurasi Keuangan Daerah

Sumber: