Kadis Sosial Banyuasin Mundur Pensiun Dini, Ini Alasannya
Hj Nurlaila Mantan Kadinsos Banyuasin --
HARIANBANYUASIN.COM – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin, Nurlela, resmi mengundurkan diri dari jabatannya dan memilih pensiun dini. Pengunduran diri tersebut dilakukan karena alasan kesehatan yang dinilai tidak lagi mendukung untuk menjalankan tugas secara maksimal.
Saat ini, posisi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin dijabat oleh Salni Fajar sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kadinsos Banyuasin. Salni Fajar ditunjuk langsung oleh Bupati Banyuasin Askolani beberapa waktu lalu untuk menggantikan Nurlela.
“Iya dek (mengundurkan diri, red),” kata Nurlela saat dihubungi beberapa waktu lalu.
Nurlela mengungkapkan, kondisi kesehatannya menjadi pertimbangan utama dalam mengambil keputusan pensiun dini tersebut. Ia khawatir tidak dapat menjalankan tanggung jawab jabatan secara optimal apabila tetap bertahan.
“Kesehatan kurang mendukung,” bebernya.
Sementara itu, Ketua Aliansi Masyarakat Untuk Institusi (Amunisi) Banyuasin, Efriadi, meminta Pemerintah Kabupaten Banyuasin segera mengambil langkah cepat dengan melakukan seleksi terbuka atau lelang jabatan untuk mengisi kekosongan pimpinan OPD.
“Jangan lama-lama, agar tidak mengganggu kinerja OPD tersebut,” ujarnya.
Pengunduran diri Kadis Sosial ini menambah daftar kekosongan jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Saat ini tercatat ada sepuluh jabatan pimpinan tinggi pratama yang belum terisi secara definitif.
Adapun jabatan yang kosong tersebut antara lain Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Satpol PP dan Damkar, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, serta Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik.
Diharapkan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dapat segera melakukan pengisian jabatan agar pelayanan publik dan kinerja pemerintahan tetap berjalan optimal.
Sumber: