Terbukti Secara Ilmiah! 3 Olahraga Ini Mampu Merangsang Sel Otak Baru
--
Bahkan, pada orang lanjut usia, dual task exercise dapat membantu memperlambat risiko penurunan fungsi otak seperti demensia.
2. Aerobic Exercise: Olahraga Kardio yang Menyehatkan Otak
Aerobic exercise seperti berlari, bersepeda, atau berenang dikenal luas baik untuk kesehatan jantung.
Namun, manfaatnya tidak berhenti di situ.
Latihan aerobik meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga suplai oksigen dan nutrisi menjadi lebih optimal.
Kondisi ini mendorong produksi zat penting seperti Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF), yang berperan besar dalam pertumbuhan dan kelangsungan hidup sel saraf.
Dengan rutin melakukan latihan aerobik, seseorang dapat meningkatkan daya ingat, memperbaiki suasana hati, dan mengurangi risiko gangguan seperti depresi dan Alzheimer.
3. Resistance Training: Latihan Kekuatan yang Tak Kalah Penting
Banyak orang menganggap resistance training hanya bermanfaat untuk membentuk otot.
Padahal, latihan ini juga memberikan dampak positif bagi kesehatan otak.
Resistance training, seperti angkat beban atau latihan menggunakan berat tubuh, dapat meningkatkan produksi hormon yang berperan dalam fungsi otak.
Selain itu, latihan ini juga membantu meningkatkan konektivitas antar sel saraf.
Penelitian menunjukkan bahwa latihan kekuatan secara rutin dapat meningkatkan kemampuan berpikir, memperbaiki memori, serta membantu menjaga kesehatan otak seiring bertambahnya usia.
Kombinasi Ketiganya Lebih Optimal
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, Anda bisa mengombinasikan ketiga jenis latihan ini dalam rutinitas harian.
Sumber: