Gubernur Sumsel Tinjau Dampak Kebakaran Sumur Minyak

Gubernur Sumsel Tinjau Dampak Kebakaran Sumur Minyak

Gubernur Sumsel Herman Deru, meninjau langsung lokasi terdampak kebakaran sumur minyak masyarakat di area HGU PT Hindoli, Desa Tanjung Dalam Kecamatan Keluang, Muba, Jumat (3/4/2026).--Foto humaspemprovsumsel

HARIANBANYUASIN.COM - Gubernur Sumsel Herman Deru, meninjau langsung lokasi kebakaran sumur minyak masyarakat di area HGU PT Hindoli, Desa Tanjung Dalam Kecamatan Keluang, Muba, Jumat (3/4/2026).

Insiden kebakaran tersebut terjadi pada aktivitas sumur minyak ilegal di lahan HGU PT Hindoli.

Peristiwa dilaporkan terjadi pada Selasa malam (31/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

BACA JUGA:Meriah! Fashion Show Wastra Sumsel 2026 Tampilkan Inovasi Kain Khas Batik Sembagi dan Sulam Mudawaroh

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru: Kerukunan dalam Keberagaman Jadi Modal Utama Pembangunan Sumsel

Api diduga berasal dari salah satu sumur minyak ilegal di area tebing yang kemudian menyambar tempat penampungan minyak mentah di sekitarnya.

Kondisi itu menyebabkan api dengan cepat merembet mengikuti aliran minyak hingga ke area bawah tebing.

Akibatnya, sejumlah fasilitas dan aset di sekitar lokasi turut terbakar, termasuk kendaraan operasional serta warung milik warga.

BACA JUGA:Pelabuhan Tanjung Carat Siap Diluncurkan

BACA JUGA:Sekda Sumsel Hadiri Rakor Karhutla 2026, Targetkan Status Siaga Darurat Sebelum 23 April

Menanggapi insiden tersebut, Herman Deru menegaskan pentingnya membangun hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan masyarakat sekitar.

Menurutnya, kondisi ini harus menjadi bahan evaluasi bersama.

“Pada prinsipnya, simbiosis mutualisme harus saling menguntungkan antara perusahaan dan masyarakat. Kita juga harus mempertimbangkan bahwa usaha pokok Cargill adalah perkebunan, sehingga mungkin perlu pembatasan wilayah yang sudah terlanjur terbakar," katanya.

BACA JUGA:DPRD Bengkulu Apresiasi Kebijakan Gubernur Sumsel, Angkutan Batubara Wajib Lewat Jalur Khusus

Sumber: