Trenggulun, Buah Ungu Renyah yang Kini Mulai Langka

Trenggulun, Buah Ungu Renyah yang Kini Mulai Langka

Trenggulun--

BACA JUGA:Masih Diselimuti Salju, Bunga Ini Nekat Mekar! Rahasianya Bikin Melongo

Tekstur trenggulun yang renyah membuatnya terasa segar saat dikunyah.

Rasa manisnya tidak berlebihan, justru cenderung ringan dengan sedikit sentuhan asam yang menyegarkan.

Kombinasi rasa ini membuatnya cocok dinikmati saat cuaca panas.

Selain dimakan langsung, beberapa orang juga mengolahnya menjadi rujak atau campuran asinan.

Sayangnya, keberadaan trenggulun kini semakin jarang.

Perubahan lahan menjadi permukiman dan minimnya budidaya membuat pohon ini tidak lagi mudah ditemukan.

Banyak generasi muda bahkan tidak mengenal nama buah ini karena kalah populer dibandingkan buah impor atau buah modern yang lebih sering dipasarkan.

Padahal, buah lokal seperti trenggulun memiliki nilai budaya yang tinggi.

Ia bukan sekadar buah, melainkan bagian dari sejarah kuliner tradisional dan memori kolektif masyarakat.

Menghidupkan kembali budidaya trenggulun bisa menjadi langkah penting untuk melestarikan kekayaan hayati sekaligus mengenalkan kembali cita rasa khas Nusantara kepada generasi sekarang.

Jika Anda pernah merasakan trenggulun, tentu sensasi renyah dan warna ungunya masih terbayang jelas.

Buah ini adalah bukti bahwa kekayaan alam Indonesia begitu beragam dan unik.

Sudah saatnya kita memberi perhatian lebih pada buah-buah lokal yang mulai langka, agar tidak hanya tinggal cerita bagi anak cucu di masa depan.

 

Sumber: