Ikan Belodok, Si “Ikan Berjalan” Penghuni Lumpur yang Unik

Ikan Belodok, Si “Ikan Berjalan” Penghuni Lumpur yang Unik

Ikan belodok--Instagram animalstoriesindonesia

Selain itu, aktivitasnya menggali lumpur membantu sirkulasi udara di tanah pesisir.

Lubang-lubang yang dibuat belodok juga menjadi tempat berlindung dari panas dan predator.

Saat air pasang naik, ia akan kembali ke dalam lubangnya untuk bertahan.

Daya Tarik Wisata dan Edukasi

Keunikan ikan belodok menjadikannya daya tarik tersendiri bagi wisata edukasi mangrove.

Banyak pengunjung yang terkesima melihat ikan yang bisa “melompat” dan bergerak aktif di darat.

Hal ini membuka peluang edukasi lingkungan, khususnya tentang pentingnya menjaga kawasan pesisir dan mangrove.

Ancaman dan Pelestarian

Sayangnya, habitat belodok terancam oleh alih fungsi lahan, penebangan mangrove, serta pencemaran limbah.

Jika kawasan mangrove rusak, populasi belodok pun akan menurun.

Oleh karena itu, pelestarian mangrove menjadi langkah penting untuk menjaga kelangsungan hidup ikan unik ini.

Ikan belodok bukan sekadar penghuni lumpur biasa. Ia adalah simbol adaptasi dan ketahanan hidup di lingkungan yang ekstrem.

Dari sirip yang bisa “berjalan” hingga mata yang menonjol tajam, belodok mengajarkan kita bahwa alam selalu memiliki cara luar biasa untuk bertahan.

Menjaga mangrove berarti menjaga rumah bagi si ikan berjalan ini—dan juga menjaga keseimbangan alam pesisir Indonesia.

Sumber: