Dulu Planet, Kini Bukan! Ini Alasan Pluto Dicoret dari Daftar Planet Tata Surya
Alasan Pluto dikeluarkan dari Planet Tata Surya--Youtube Kok Bisa?
BACA JUGA:Trenggiling, Mamalia Bersisik dengan Pertahanan Unik yang Terancam Punah
BACA JUGA:Kakapo, Burung Beo Unik dari Selandia Baru yang Tidak Bisa Terbang
Munculnya Penemuan Objek-Objek Baru
Masalah mulai muncul pada akhir abad ke-20 ketika para astronom menemukan banyak benda langit lain di wilayah Sabuk Kuiper, yaitu area di luar orbit Neptunus yang dipenuhi objek es dan batuan.
Beberapa objek yang ditemukan memiliki ukuran yang mendekati, bahkan ada yang hampir sebesar Pluto.
Penemuan ini memunculkan pertanyaan penting: jika Pluto dianggap planet, apakah semua objek serupa juga harus disebut planet? Jika iya, jumlah planet dalam tata surya bisa bertambah sangat banyak.
Definisi Baru Planet Tahun 2006
Pada tahun 2006, IAU akhirnya menetapkan definisi resmi tentang planet.
Menurut definisi tersebut, sebuah benda langit disebut planet jika memenuhi tiga syarat:
1. Mengorbit Matahari.
2. Memiliki massa yang cukup sehingga bentuknya hampir bulat.
3. Membersihkan lingkungan orbitnya dari benda-benda lain (mendominasi orbitnya).
Pluto memenuhi dua syarat pertama, tetapi gagal pada syarat ketiga.
Orbit Pluto masih dipenuhi banyak objek lain di Sabuk Kuiper, sehingga Pluto tidak dianggap mendominasi jalur orbitnya.
Karena itulah Pluto kemudian diklasifikasikan sebagai planet kerdil (dwarf planet).
Sumber: