Darurat Remaja Terjangkit HIV, Islam Punya Solusi
Noni Puspita Wulandari (Aktivis Dakwah) --doc
BACA JUGA:Betulkah Pajak Bisa Mensejahterakan Rakyat?
Pencegahan yang ditawarkan (edukasi seksual, safe sex, serta skrining kesehatan) tidak menyentuh akar masalah yang terjadi.
Padahal dalam sistem islam, untuk mencegah HIV pada remaja, islam punya aturan dan starategi yang khas.
Islam membangun sistem pergaulan sosial yang preventif mulai dari membangun ketakwaan keluarga, seperti: menjaga pandangan, larangan mendekati zina, memakai pakaian syar’i, larangan safar sendirian tanpa mahram.
Penerapam sistem pendidikan Islam juga memberikan edukasi materi kesehatan reproduksi dengan ilmu fiqih pergaulan dan akhlak, sehingga pelajar memahami bahwa menjaga kesehatan organ reproduksi adalah bagian dari ibadah dan amanah Ilahi dan menyadari bahwa setiap perbuatannya akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT kelak.
Selain itu peran masyarakat dan negara juga perlu ditekankan, adanya budaya amar ma'ruf nahi mungkar yang dilakukan masyarakat ketika melihat kemaksiatan serta sanksi-sanksi yang tegas dari negara. Sanksi-sanksi yang diterapkan tentu saja diambil dari hukum-hukum syariah.
Semua itu terwujud generasi yang terjaga kehormataan apabila ada sinergi 4 pilar untuk mewujudkan generasi yang selamat dari ancaman HIV yaitu keluarga, lingkungan masyarakat dan Sekolah, serta Negara. Semua itu terwujud jika institusi politik islam hadir ditengah-tengah umat yaitu Daulah Khilafah Islamiyah.
Sumber: