Menang Rubber Game, Fajar/Fikri Singkirkan Wakil Chinese Taipei di Malaysia Open 2026

Menang Rubber Game, Fajar/Fikri Singkirkan Wakil Chinese Taipei di Malaysia Open 2026

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memastikan langkah ke babak 16 besar Malaysia Open 2026 usai mengakahkan Lee bersaudara, Rabu 7 Januari 2026.--Foto PBSI

HARIANBANYUASIN.COM - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memastikan langkah ke babak 16 besar Malaysia Open 2026.

Kemenangan itu setelah meraih kemenangan dramatis lewat pertarungan tiga gim melawan wakil Chinese Taipei, Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee, Rabu 7 Januari 2026.

Dalam laga yang berlangsung sengit, Fajar/Fikri menang dengan skor 24-26, 21-4, 21-8, menunjukkan mental juara sekaligus kapasitas mereka sebagai pasangan berpengalaman di level turnamen Super 1000.

BACA JUGA:Ana/Trias Lolos Dramatis ke 16 Besar Malaysia Open 2026 Usai Tekuk Jolly/Pullela

BACA JUGA:Malaysia Open 2026: Duel Senegara, Pasangan Muda Indonesia Takluk, Sabar/Reza ke 16 Besar

Pertandingan yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, itu dimulai dengan tempo tinggi.

Sejak gim pertama, kedua pasangan langsung terlibat duel cepat dengan reli-reli panjang.

Fajar/Fikri tampil agresif melalui variasi serangan dan adu drive cepat, namun pasangan Lee bersaudara mampu mengimbangi permainan dengan pertahanan solid dan penempatan bola yang rapi.

Gim pertama berjalan ketat hingga poin-poin krusial.

Fajar/Fikri sempat memiliki peluang menutup gim saat skor kritis, namun kurang tenang dalam penyelesaian akhir membuat mereka kehilangan momentum.

Fang-Chih/Fang-Jen Lee tampil lebih konsisten di poin-poin akhir dan akhirnya merebut gim pembuka dengan skor tipis 26-24, memaksa pasangan Indonesia tertinggal lebih dulu.

Memasuki gim kedua, Fajar/Fikri langsung melakukan perubahan strategi.

Mereka meningkatkan intensitas serangan sejak servis pertama, menekan lawan dengan smes tajam dan permainan net yang lebih rapat.

Hasilnya sangat terlihat, pasangan Chinese Taipei kesulitan keluar dari tekanan dan sering melakukan kesalahan sendiri.

Sumber: