Bank Sumsel Babel Fasilitasi Rekening untuk 1000 UMKM Banyuasin
Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalan Balai mendampingi Bupati Banyuasin saat menyerahkan rekening tabungan bantuan modal usaha untuk UMKM--
HARIAN BANYUASIN.COM – Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalan Balai memberikan fasilitas pembukaan rekening tabungan bagi penerima manfaat bantuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Fasilitas ini diberikan untuk mendukung kelancaran penyaluran serta pengelolaan bantuan modal usaha bagi para pelaku UMKM.
Melalui program tersebut, Bank Sumsel Babel memfasilitasi pembukaan rekening tabungan bagi seluruh penerima bantuan UMKM. Langkah ini merupakan bentuk dukungan sektor perbankan terhadap program pemberdayaan ekonomi rakyat yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Selain itu, sesuai arahan Bupati Banyuasin Askolani, Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalan Balai juga menyatakan kesiapan untuk memberikan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para pelaku UMKM, sepanjang memenuhi persyaratan yang berlaku dan usaha yang dijalankan dinilai layak untuk difasilitasi pembiayaan KUR.
Hal tersebut disampaikan oleh Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalan Balai, Wiwiek Damayanti, saat mendampingi Bupati Banyuasin Askolani dalam kegiatan penyerahan bantuan hibah modal usaha di Auditorium Pemkab Banyuasin, Selasa (16/12/2025).
“Bank Sumsel Babel siap mendukung UMKM di Banyuasin, tidak hanya melalui pembukaan rekening tabungan bagi penerima bantuan, tetapi juga dengan menyiapkan akses pembiayaan KUR agar usaha para pelaku UMKM dapat terus berkembang dan naik kelas,” ujar Wiwiek.
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 1.000 pelaku UMKM di Kabupaten Banyuasin menerima hibah modal usaha dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Bantuan ini merupakan bagian dari program unggulan pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Banyuasin Askolani mengatakan, bantuan hibah modal usaha tersebut merupakan salah satu program yang telah diniatkan bersama Wakil Bupati Banyuasin, Netta, sejak masa kampanye dan kini direalisasikan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, tahun ini bisa kita berikan bantuan kepada 1.000 UMKM. Masing-masing UMKM menerima bantuan sebesar Rp1 juta,” kata Askolani.
Ia berharap bantuan tersebut tidak disalahgunakan dan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan peningkatan modal usaha. Meski nilainya tidak besar, bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong perkembangan usaha para pelaku UMKM.
“Walaupun bantuan ini tidak banyak, saya harap digunakan untuk menambah modal usaha. Nanti akan kita cek perkembangan usahanya. Kalau usahanya terus maju, maka akan kita berikan bantuan lanjutan berupa fasilitas Kredit Usaha Rakyat dari Bank Sumsel Babel,” ujarnya.
Askolani juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan memberikan jaminan agar para pelaku UMKM lebih mudah dalam mengakses fasilitas kredit perbankan.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Banyuasin, Adam Ibrahim, menyampaikan bahwa bantuan hibah modal usaha ini merupakan bagian dari program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin dalam meningkatkan dan mengembangkan usaha rakyat.
“Program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong UMKM agar lebih maju dan berdaya saing. Ini sejalan dengan Program Banyuasin Prima yang fokus pada penguatan ekonomi masyarakat,” jelas Adam.
Dengan adanya dukungan hibah modal usaha serta fasilitasi perbankan dari Bank Sumsel Babel, Pemerintah Kabupaten Banyuasin berharap UMKM dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.
Sumber: