Waspada APK Palsu! Ini 9 Cara Melindungi HP Android dan Rekening M-Banking

Jumat 04-09-2026,12:00 WIB
Reporter : Yanti
Editor : Yanti

HARIANBANYUASIN.COM - Penggunaan HP Android untuk transaksi perbankan semakin umum.

Hampir semua kebutuhan perbankan kini dapat dilakukan melalui aplikasi mobile banking, mulai dari mengecek saldo, transfer uang, membayar tagihan, hingga membeli berbagai kebutuhan.

Namun, kemudahan tersebut juga membuat HP menjadi target menarik bagi pelaku kejahatan digital.

Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah penyebaran file APK berbahaya yang menyamar sebagai aplikasi resmi, undangan, bukti pengiriman paket, atau dokumen tertentu.

Jika pengguna tanpa sadar memasang APK dari sumber yang tidak terpercaya, aplikasi tersebut dapat meminta berbagai izin yang seharusnya tidak diperlukan.

Dalam kondisi tertentu, malware dapat digunakan untuk mencuri informasi, membaca pesan, menampilkan halaman palsu, atau membantu penipu mengambil alih akun.

Karena itu, pengguna Android perlu mengetahui cara mengamankan perangkat sebelum terlambat.

1. Jangan Sembarangan Memasang File APK

APK merupakan format paket aplikasi Android.

Pada dasarnya, file APK tidak selalu berbahaya karena aplikasi Android memang menggunakan format tersebut.

Masalahnya adalah ketika APK diperoleh dari sumber yang tidak terpercaya.

Pelaku penipuan dapat mengirim file APK melalui WhatsApp, SMS, Telegram, email, atau media sosial dengan nama yang terlihat meyakinkan.

Misalnya, file tersebut diberi nama seperti "Surat Tilang.apk", "Undangan Pernikahan.apk", "Resi Paket.apk", atau aplikasi yang diklaim sebagai layanan perbankan.

Sebaiknya jangan memasang APK yang dikirim orang tidak dikenal atau berasal dari tautan mencurigakan.

Untuk aplikasi yang tersedia secara resmi, prioritaskan mengunduhnya melalui toko aplikasi resmi dan pastikan nama pengembang serta aplikasinya sesuai.

Kategori :