Parfum Cepat Hilang? Ini Cara Agar Wanginya Awet Seharian

Kamis 13-08-2026,12:00 WIB
Reporter : Yanti
Editor : Yanti

5. Perhatikan Jarak Penyemprotan

Jangan menyemprotkan parfum terlalu dekat dengan kulit.

Berikan jarak sekitar 10–15 sentimeter agar cairan menyebar secara lebih merata.

Penyemprotan dari jarak yang tepat juga membantu menghindari parfum terkumpul pada satu titik.

Hasilnya, aroma dapat terasa lebih merata tanpa membuat satu area tubuh terlalu pekat.

6. Pilih Konsentrasi yang Sesuai

Jika menginginkan parfum dengan daya tahan lebih panjang, perhatikan jenis konsentrasinya.

Eau de Parfum atau EDP umumnya memiliki konsentrasi bahan pewangi lebih tinggi dibandingkan Eau de Toilette atau EDT.

Namun, konsentrasi bukan satu-satunya faktor yang menentukan ketahanan.

Formula, jenis kulit, cuaca, kelembapan, dan aktivitas pengguna juga berpengaruh.

Karena itu, parfum EDT pun belum tentu selalu lebih cepat hilang dibandingkan EDP.

7. Pilih Karakter Aroma yang Tahan Lama

Karakter aroma tertentu biasanya memberikan kesan yang lebih awet.

Aroma woody, musk, amber, vanilla, dan beberapa aroma oriental cenderung memiliki karakter lebih dalam.

Sementara itu, aroma citrus, aquatic, dan fresh biasanya memberikan sensasi menyegarkan tetapi pada sebagian parfum dapat terasa lebih cepat memudar.

Untuk aktivitas panjang, parfum dengan kombinasi aroma segar dan base note yang kuat bisa menjadi pilihan.

Kategori :