Ginting mencoba mengubah pola permainan dan beberapa kali berhasil memperkecil selisih angka.
Tertinggal 12-18, Ginting memangkas menjadi 17-18, dan sempat kembali mengejar di poin krusial.
Ginting sempat membuka peluang memaksakan rubber game saat skor memasuki fase kritis.
Namun, ketenangan Lin Chun-Yi pada poin-poin penentuan membuat harapan wakil Indonesia pupus.
Gim kedua pun berakhir dengan skor 21-19 untuk kemenangan wakil tuan rumah.
Kekalahan ini menjadi kali kedua secara beruntun Ginting harus menghentikan langkah lebih awal dalam turnamen, menandakan bahwa prosesnya untuk kembali ke performa terbaik masih membutuhkan waktu.
Meski demikian, pengalaman dan kualitas yang dimiliki peraih berbagai gelar internasional tersebut tetap menjadi modal penting untuk bangkit pada turnamen berikutnya.
Sementara itu, kemenangan atas Anthony Sinisuka Ginting memastikan Lin Chun-Yi melangkah ke babak 16 besar Taipei Open 2026 dengan penuh percaya diri di hadapan publik sendiri.