Skor berjalan ketat, namun kali ini pasangan Indonesia mampu unggul 11-9 saat interval.
Selepas jeda, Rian/Rahmat semakin percaya diri. Variasi serangan dan pertahanan yang lebih rapi membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.
Secara perlahan, mereka menjauh dan akhirnya berhasil mengamankan gim kedua dengan skor 21-16, memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Pada gim ketiga, tensi pertandingan semakin meningkat.
Kedua pasangan saling kejar-mengejar angka dalam duel yang berlangsung sengit.
Namun, tekanan di poin-poin krusial kembali menjadi kendala bagi Rian/Rahmat.
Beberapa kesalahan sendiri serta permainan solid dari pasangan Jerman membuat mereka kesulitan membalikkan keadaan.
Akhirnya, Rian/Rahmat harus mengakui keunggulan lawan di gim penentuan.
Kekalahan ini memastikan langkah mereka terhenti di babak awal dan gagal melaju ke babak selanjutnya di Orleans Masters 2026.
Hasil ini tentu menjadi evaluasi penting bagi Rian/Rahmat, terutama dalam menjaga konsistensi dan fokus di poin-poin kritis.
Meski sempat menunjukkan performa menjanjikan, mereka masih perlu meningkatkan ketenangan dalam situasi genting agar bisa meraih hasil lebih baik di turnamen berikutnya.