Melihat animo dan antusias masyarakat yang tinggi, Cik Ujang mengatakan tidak menutup kemungkinan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan menambah kuota pada tahun mendatang.
“Kita akan usulkan itu. Tahun ini saja sudah meningkat dari tahun lalu, yang sebelumnya enam gerbong kini menjadi tujuh gerbong,” jelasnya.
Ia juga berharap dengan tingginya antusiasme masyarakat, fasilitas dan layanan kereta api ke depan akan semakin baik sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih nyaman.
Cik Ujang turut mengimbau para pemudik agar memanfaatkan program mudik gratis ini dengan sebaik-baiknya.
Ia juga berpesan agar masyarakat tetap sabar, menjaga semangat, serta mematuhi aturan selama perjalanan agar dapat tiba di tujuan dengan selamat.
Dalam program ini, KA Serelo jurusan Kertapati–Lubuk Linggau memberangkatkan sebanyak 1.248 penumpang selama dua hari.
Sementara KA Rajabasa jurusan Kertapati–Tanjungkarang memberangkatkan 1.664 penumpang selama dua hari.
Mudik gratis ini dilaksanakan pada 16–17 Maret 2026 dengan total penumpang sebanyak 2.912 orang.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Selatan Musni Wijaya menjelaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Sumsel dalam mendukung kebijakan nasional di sektor transportasi sekaligus membantu masyarakat agar dapat mudik dengan aman, nyaman, dan selamat.
Ia menyebutkan program mudik gratis yang bekerja sama dengan Bank Sumsel Babel dan PT Kereta Api Indonesia tersebut telah beberapa kali dilaksanakan di Sumatera Selatan dan terus mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Musni menambahkan, seluruh peserta mudik telah melalui proses pendaftaran serta memenuhi ketentuan yang berlaku.
Program ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik Lebaran, menekan angka kecelakaan, sekaligus mendorong masyarakat menggunakan angkutan massal yang lebih aman.
Selain pemberangkatan kereta api, pada momentum Mudik Lebaran Idulfitri 1447 H ini Pemprov Sumsel juga melepas program mudik gratis menggunakan bus antarkota dan antarprovinsi yang membawa pemudik ke sejumlah daerah tujuan.
“Program ini merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk memberikan kemudahan serta memastikan perjalanan mudik dapat berlangsung lebih aman dan nyaman,” pungkasnya.