Tanpa banyak kesalahan sendiri, Prahdiska akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan 21-14.
Memasuki gim kedua, kepercayaan diri Prahdiska semakin meningkat.
Ia tampil lebih lepas dan mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada.
Sementara itu, Choi Jihoon terlihat kesulitan keluar dari tekanan yang diberikan oleh Prahdiska.
Dominasi Prahdiska terlihat jelas di sepanjang gim kedua.
Serangan bertubi-tubi yang dilancarkannya membuat lawan tidak mampu mengimbangi tempo permainan.
Prahdiska juga menunjukkan ketenangan saat mengontrol reli panjang sehingga membuat Choi Jihoon sering melakukan kesalahan.
Perolehan poin Prahdiska terus melaju hingga menciptakan jarak cukup jauh.
Dengan permainan yang semakin percaya diri, ia akhirnya menutup gim kedua dengan skor telak 21-11.
Kemenangan tersebut sekaligus memastikan langkahnya ke babak semifinal turnamen BWF Super 100 tersebut.
Hasil ini menjadi pencapaian positif bagi Prahdiska Bagas Shujiwo di turnamen internasional.
Penampilan solid yang ia tunjukkan sepanjang pertandingan memperlihatkan kesiapan dan mental bertanding yang kuat.
Keberhasilan menembus semifinal juga membuka peluang bagi Prahdiska untuk melangkah lebih jauh dan bersaing memperebutkan gelar juara.
Jika mampu mempertahankan performa konsisten seperti yang ditunjukkan saat menghadapi Choi Jihoon, bukan tidak mungkin ia akan kembali membuat kejutan di babak selanjutnya.
Kini Prahdiska Bagas tinggal menunggu lawan yang akan dihadapinya di semifinal Ruichang China Masters 2026.
Dukungan publik Indonesia tentu diharapkan mampu menambah motivasi bagi pemain muda tersebut untuk terus melaju dan membawa pulang prestasi dari turnamen yang digelar di China tersebut.