Permainan agresif Ginting membuat wakil China kesulitan mengembangkan permainan.
Ginting pun mampu menjaga keunggulan hingga menutup gim pertama dengan skor 21-15.
Memasuki gim kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat.
Wang Zheng Xing mencoba meningkatkan tekanan dengan permainan reli yang lebih panjang.
Beberapa kali Ginting sempat mendapat perlawanan sengit dan skor berjalan cukup berimbang.
Meski demikian, pengalaman dan ketenangan Ginting menjadi kunci.
Ia mampu menjaga fokus pada poin-poin krusial serta memanfaatkan celah pertahanan lawan melalui variasi serangan tajam dan penempatan bola yang akurat.
Perlahan tetapi pasti, Ginting kembali menjauh dalam perolehan angka.
Ia akhirnya memastikan kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-16, sekaligus mengamankan tiket ke babak perempat final.
Keberhasilan ini juga menambah kekuatan Indonesia di sektor tunggal putra.
Dengan kemenangan Ginting, Indonesia memastikan dua wakil di babak delapan besar Swiss Open 2026.
Selain Ginting, tiket perempat final juga berhasil diamankan oleh tunggal putra muda berbakat Indonesia, Alwi Farhan, yang sebelumnya lebih dulu memastikan langkahnya ke babak delapan besar.
Hasil ini menjadi kabar menggembirakan bagi bulu tangkis Indonesia.
Kembalinya Ginting ke jalur kemenangan menunjukkan bahwa ia mulai menemukan kembali ritme permainan terbaiknya setelah melalui masa pemulihan cedera.
Jika mampu menjaga konsistensi permainan seperti yang ditunjukkan pada laga ini, peluang Ginting untuk melangkah lebih jauh di Swiss Open 2026 tentu terbuka lebar.
Dukungan performa stabil dari para wakil Indonesia lainnya juga membuat harapan untuk meraih hasil maksimal di turnamen ini semakin besar.