Ia dijadwalkan berhadapan dengan pebulutangkis Korea Selatan Choi Jihoon.
Prahdiska sebelumnya tampil dominan di babak sebelumnya dan diharapkan mampu mempertahankan performa apiknya untuk melangkah lebih jauh di turnamen ini.
Di sektor tunggal putri, Indonesia juga memiliki dua wakil yang siap bersaing.
Pemain muda Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi akan menghadapi wakil Chinese Taipei Tung Ciou-Tong.
Dhinda tampil konsisten sejak awal turnamen dan memiliki peluang besar untuk melangkah ke semifinal jika mampu menjaga ritme permainannya.
Selain Dhinda, Indonesia juga mengandalkan Mutiara Ayu Puspitasari yang dijadwalkan bertemu pemain Thailand Tonrug Saeheng.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung menarik karena kedua pemain dikenal memiliki gaya bermain cepat dan agresif.
Dari sektor ganda putri, Indonesia mengirimkan dua pasangan. Duet berpengalaman Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu akan menghadapi pasangan Chinese Taipei Hsieh Mi Yen/Yu Chien Hui.
Lanny/Apriyani diharapkan mampu memanfaatkan pengalaman mereka untuk menembus babak semifinal.
Sementara itu, pasangan muda Indonesia Siti Sarah Azzahra/Az Zahra Ditya Ramadhani akan menghadapi pasangan kuat Gronya Somerville/Josephine Wu yang mewakili Australia dan Kanada.
Pertandingan ini diprediksi menjadi ujian berat bagi pasangan Indonesia, namun peluang untuk menciptakan kejutan tetap terbuka.
Dengan enam wakil yang masih bertahan, harapan Indonesia untuk meraih gelar di Ruichang China Masters 2026 tetap terbuka lebar.
Konsistensi permainan, mental bertanding, serta strategi yang tepat akan menjadi kunci bagi para pemain Merah Putih untuk melangkah lebih jauh dan mengharumkan nama Indonesia di kancah bulu tangkis internasional.
Berikut jadwal pertandingan perempat final, Jumat 13 Maret 2026:
1. Muhammad Yusuf vs Sun Chao (China)
2. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi vs Tung Ciou-Tong (Chinese Taipei)