Minimarket Waralaba Menjamur di Pangkalan Balai, Warung Kecil Tergusur

Kamis 12-03-2026,13:05 WIB
Reporter : Ronie
Editor : Zaironi

HARIANBANYUASIN.COM – Keberadaan minimarket waralaba seperti Indomaret dan Alfamart di Kota Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, kian menjamur.

Dalam beberapa tahun terakhir, gerai-gerai modern tersebut tumbuh pesat di berbagai sudut kota, termasuk di kawasan padat penduduk dan jalur utama.

Namun di balik menjamurnya ritel modern itu, para pemilik warung kecil mengaku mulai merasakan dampaknya.

Sejumlah pedagang kecil mengeluhkan omzet yang terus menurun karena kalah bersaing dari segi harga, kenyamanan tempat, hingga kelengkapan barang.

“Sekarang pembeli banyak yang beralih ke minimarket. Warung kami jadi sepi. Ada juga kawan yang sudah tutup karena tidak sanggup lagi bertahan,” ujar Deni salah satu pemilik warung di Pangkalan Balai.

Menurut para pedagang, keberadaan minimarket dengan sistem manajemen modern dan promo rutin membuat usaha kecil sulit bersaing.

Terlebih lagi, jarak antara satu gerai dengan gerai lain dinilai terlalu berdekatan.

Masyarakat pun berharap Pemerintah Kabupaten Banyuasin dapat melakukan evaluasi dan pembatasan izin pendirian minimarket waralaba.

Mereka khawatir jika tidak diatur, usaha kecil milik warga akan semakin tergerus.

“Jangan sampai usaha masyarakat hancur karena kalah bersaing. Harus ada aturan yang melindungi pedagang kecil,” ungkap warga lainnya.

Kekhawatiran juga muncul terkait kemungkinan ekspansi minimarket waralaba hingga ke tingkat desa.

Jika hal itu terjadi tanpa regulasi yang jelas, dikhawatirkan warung-warung tradisional di pedesaan akan mengalami nasib serupa.

Warga berharap pemerintah daerah dapat menyeimbangkan pertumbuhan investasi ritel modern dengan perlindungan terhadap pelaku UMKM lokal, agar roda perekonomian masyarakat kecil tetap berputar dan tidak tersingkir di tanah sendiri.

Tags :
Kategori :

Terkait