Namun upaya tersebut tak berlangsung lama.
Terry/Gloria tetap tenang dan disiplin, mampu membaca pola permainan lawan, serta kembali mengambil alih kendali pertandingan.
Beberapa kali permainan cepat di depan net membuat pasangan Chinese Taipei kembali kehilangan ritme.
Keunggulan pengalaman Gloria terlihat jelas dalam mengatur tempo permainan, sementara Terry tampil konsisten dalam menyelesaikan poin-poin krusial.
Perlahan namun pasti, jarak poin kembali melebar. Tanpa kesulitan berarti, Terry/Gloria mengunci kemenangan gim kedua dengan skor 21-13, sekaligus memastikan tiket ke babak 16 besar.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Terry/Gloria untuk menatap laga selanjutnya di Thailand Masters 2026.
Performa solid dan minim kesalahan menunjukkan kesiapan mereka untuk bersaing lebih jauh di turnamen ini.
Selain itu, chemistry yang semakin padu antara Terry dan Gloria menjadi sinyal positif, terutama menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh di fase berikutnya.
Dengan hasil ini, pasangan Indonesia–Singapura tersebut menegaskan status mereka sebagai salah satu ganda campuran yang patut diperhitungkan.
Jika mampu mempertahankan konsistensi dan fokus, peluang Terry/Gloria untuk melangkah lebih jauh di Thailand Masters 2026 terbuka lebar.