Mahakam terletak di Kalimantan Timur dan terkenal dengan keberadaan Pesut Mahakam, lumba-lumba air tawar yang sangat langka.
Sungai ini menghubungkan wilayah pedalaman dengan pesisir, menjadikannya urat nadi ekonomi sejak masa Kerajaan Kutai, salah satu kerajaan tertua di Indonesia.
Danau-danau besar seperti Danau Jempang dan Danau Melintang juga terhubung langsung dengan Mahakam.
3. Sungai Barito (±900 km)
Sungai Barito mengalir melintasi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
Uniknya, sungai ini menjadi rumah bagi pasar terapung tradisional, khususnya di wilayah Banjarmasin.
Aktivitas jual beli dilakukan di atas perahu kecil, menciptakan pemandangan budaya yang khas dan masih bertahan hingga kini.
4. Sungai Batanghari (±800 km)
Batanghari adalah sungai terpanjang di Pulau Sumatra, mengalir melalui Sumatra Barat dan Jambi.
Sungai ini memiliki nilai sejarah tinggi karena di sepanjang alirannya ditemukan banyak peninggalan Kerajaan Melayu dan Sriwijaya.
Batanghari juga menjadi sumber irigasi utama bagi pertanian dan perkebunan masyarakat sekitar.
5. Sungai Musi (±750 km)
Sungai Musi membelah Kota Palembang dan menjadi ikon utama Sumatra Selatan.
Jembatan Ampera yang melintang di atasnya menjadikan Musi terkenal hingga mancanegara.
Fakta uniknya, Sungai Musi telah menjadi pusat perdagangan sejak abad ke-7 dan menjadi jalur penting dalam jaringan dagang internasional pada masa lampau.
Kelima sungai ini membuktikan bahwa sungai bukan sekadar aliran air, melainkan fondasi kehidupan, budaya, dan sejarah Indonesia.