Meski sempat mendapat perlawanan ketat, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei tetap mengamankan gim kedua 21-17 dan semakin dekat dengan gelar juara.
Pada gim ketiga, pasangan Denmark tampil lebih lepas.
Tekanan berkurang membuat Christiansen/Boje bermain lebih agresif dan berhasil mengontrol jalannya pertandingan.
Mereka unggul jauh dan merebut gim ketiga dengan skor 21-11.
Meski demikian, keunggulan dua gim sebelumnya sudah cukup bagi Chen/Toh untuk memastikan kemenangan secara keseluruhan sesuai format pertandingan final.
Gelar Indonesia Masters 2026 ini menjadi pencapaian penting bagi Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.
Selain menambah koleksi titel internasional mereka, kemenangan ini juga menegaskan konsistensi pasangan Malaysia tersebut di level elite dunia.
Sepanjang turnamen, Chen/Toh tampil stabil dan berhasil menyingkirkan sejumlah unggulan dengan performa meyakinkan.
Bagi Malaysia, keberhasilan ini menjadi sinyal positif menjelang turnamen-turnamen besar berikutnya.
Chen Tang Jie/Toh Ee Wei membuktikan bahwa mereka bukan hanya pasangan potensial, tetapi juga penantang serius dalam perebutan gelar di setiap ajang yang mereka ikuti.
Sementara itu, meski harus puas sebagai runner-up, Christiansen/Boje tetap menunjukkan kualitas dan semangat juang tinggi yang patut diapresiasi.
Dengan permainan solid, mental juara, dan kerja sama yang semakin matang, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei layak dinobatkan sebagai juara Indonesia Masters 2026.