Dukungan penuh publik Istora turut membakar semangat Rachel/Febi, yang akhirnya mampu mengamankan dua poin krusial untuk menutup gim kedua dengan kemenangan tipis 21-19.
Gim penentuan berjalan ketat pada awal pertandingan.
Kedua pasangan saling jual beli serangan hingga skor imbang di pertengahan gim.
Namun, setelah interval, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi mampu meningkatkan tempo permainan.
Mereka tampil lebih konsisten dan minim kesalahan, sementara Rachel/Febi mulai kehilangan fokus.
Beberapa kesalahan di poin-poin penting membuat pasangan Indonesia tertinggal dan akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 13-21.
Kekalahan ini membuat Rachel/Febi harus puas finis di babak semifinal Indonesia Masters 2026.
Meski gagal melaju ke final, pencapaian mereka tetap patut diapresiasi, mengingat ini merupakan salah satu penampilan terbaik Rachel/Febi di turnamen level Super 500.
Selama turnamen, mereka berhasil menyingkirkan sejumlah pasangan kuat dan menunjukkan perkembangan permainan yang menjanjikan.
Pelatih ganda putri Indonesia menilai performa Rachel/Febi sudah cukup baik, meski masih perlu meningkatkan konsistensi dan ketenangan saat menghadapi tekanan di laga-laga penting.
“Mereka sudah berjuang maksimal. Tinggal memperbaiki detail-detail kecil agar bisa tampil lebih stabil di gim penentuan,” ujarnya.