“Melalui majelis ta’lim, kita tidak hanya belajar tentang agama, tetapi juga memperkuat persatuan dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Agus Salim menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan sangat penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang beriman dan bertakwa.
Ia berharap Majelis Ta’lim yang telah dikukuhkan dapat aktif melakukan kegiatan pembinaan secara berkelanjutan hingga ke tingkat dusun dan RT.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H menjadi puncak acara yang diisi dengan tausiyah keagamaan.
Dalam ceramahnya, penceramah mengajak seluruh jamaah untuk meneladani perjalanan spiritual Rasulullah SAW, khususnya dalam meningkatkan kualitas ibadah salat serta memperkuat akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Masyarakat Desa Mainan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Kebersamaan antara tokoh agama, aparatur pemerintah, dan warga menjadi gambaran nyata semangat gotong royong dan kekompakan masyarakat Kecamatan Sembawa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengukuhan Majelis Ta’lim Penyuluhan Agama Islam se-Kecamatan Sembawa dapat menjadi awal yang baik dalam meningkatkan syiar Islam serta memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, sejalan dengan upaya mewujudkan masyarakat Banyuasin yang religius dan harmonis.