Pasangan Jepang memanfaatkan momentum tersebut untuk unggul jauh sejak awal gim. Ana/Trias hanya mampu mengumpulkan delapan
poin sebelum laga ditutup dengan skor 8-21.
Kekalahan ini membuat Ana/Trias gagal melangkah ke perempat final turnamen bergengsi tersebut.
Meski demikian, hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pasangan muda Indonesia itu untuk meningkatkan performa ke depannya.
Sepanjang pertandingan, terlihat bahwa Ana/Trias masih perlu memperkuat pertahanan dan konsistensi permainan saat menghadapi pasangan dengan kecepatan dan tekanan tinggi.
Indonesia Masters 2026 sendiri menjadi ajang pembuktian bagi banyak pemain nasional untuk bersaing di level atas.
Bagi Ana/Trias, tersingkir di 16 besar tentu bukan hasil yang diharapkan, namun pengalaman menghadapi pasangan kuat seperti Igarashi/Takahashi diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga.
Dengan pembenahan strategi, peningkatan fisik, serta mental bertanding, Ana/Trias masih memiliki peluang besar untuk tampil lebih baik pada turnamen-turnamen berikutnya.
Sementara itu, kemenangan ini mengantarkan Igarashi/Takahashi melaju ke babak selanjutnya dengan kepercayaan diri tinggi.
Dominasi mereka atas Ana/Trias menunjukkan kekuatan ganda putri Jepang yang konsisten dan solid.
Indonesia kini menanti kiprah wakil-wakil lainnya di Indonesia Masters 2026 untuk menjaga asa meraih prestasi di hadapan publik sendiri.