Dukungan mental juga terlihat meningkat, seolah Putri ingin memutus catatan buruk pertemuannya dengan Wang Zhi Yi.
Sayangnya, lagi-lagi pengalaman dan kedewasaan bermain wakil China tersebut berbicara.
Wang mampu bangkit, mengejar ketertinggalan, dan menutup gim kedua dengan kemenangan 21-18.
Kekalahan ini menegaskan bahwa Putri KW belum mampu mencuri satu pun kemenangan dari Wang Zhi Yi.
Hingga pertemuan ketujuh ini, Wang Zhi Yi masih memegang rekor sempurna 7-0 atas Putri Kusuma Wardani.
Statistik tersebut menunjukkan betapa sulitnya Putri untuk menemukan celah dalam permainan lawannya, yang dikenal memiliki pertahanan kuat, serangan tajam, serta kontrol permainan yang sangat baik.
Bagi Putri Kusuma Wardani, hasil ini memang mengecewakan karena harus memutus harapan untuk melangkah ke semifinal Malaysia Open 2026.
Turnamen ini sejatinya menjadi salah satu ajang penting untuk menguji konsistensi dan mental bertandingnya di level elite.
Meski gagal melaju lebih jauh, performa Putri tetap menyisakan catatan positif, terutama dari sisi perlawanan yang semakin ketat dibandingkan beberapa pertemuan sebelumnya.
Ke depan, Putri KW diharapkan mampu mengambil banyak pelajaran dari kekalahan ini.
Perbaikan pada pengambilan keputusan di poin-poin penting serta peningkatan variasi serangan menjadi pekerjaan rumah yang perlu dibenahi.Sementara itu, Wang Zhi Yi melangkah mantap ke semifinal, semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu tunggal putri terbaik dunia saat ini.