Pasangan Korea melakukan penyesuaian strategi dengan mempercepat tempo permainan dan lebih agresif dalam menyerang.
Perubahan ini membuat Ana/Trias berada dalam tekanan dan harus tertinggal di interval gim kedua.
Meski demikian, Ana/Trias tidak menyerah begitu saja.
Mereka mampu bangkit, mengejar ketertinggalan, bahkan sempat berbalik unggul di poin-poin krusial.
Sayangnya, saat momentum mulai berpihak pada Ana/Trias, Baek/Lee menunjukkan kualitas dan pengalaman mereka.
Serangan cepat dan rapatnya pertahanan pasangan Korea membuat Ana/Trias kembali kesulitan.
Beberapa reli panjang berhasil dimenangkan Baek/Lee, hingga akhirnya gim kedua harus diserahkan Ana/Trias dengan skor tipis 19-21.
Hasil tersebut memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Di gim ketiga, tekanan semakin terasa.
Ana/Trias tampak kesulitan menjaga konsistensi permainan.
Sejumlah kesalahan sendiri, baik dari pengembalian yang kurang sempurna maupun keputusan terburu-buru, membuat mereka tertinggal sejak awal.
Pasangan Korea tampil lebih stabil dan terus memanfaatkan setiap peluang yang ada.
Meski Ana/Trias berusaha mengejar, selisih poin yang tercipta cukup sulit untuk dikejar.
Akhirnya, gim ketiga ditutup dengan skor 13-21 untuk kemenangan Baek Ha Na/Lee So Hee.
Hasil ini membuat Ana/Trias harus menghentikan langkah mereka dan gagal melaju ke babak semifinal, sekaligus menjadi evaluasi penting bagi pasangan Indonesia untuk meningkatkan konsistensi dan mengurangi kesalahan sendiri di laga-laga krusial berikutnya.