Umat tidak boleh lagi terjebak dalam ilusi bahwa ada negara-negara Muslim yang bisa menjadi "pahlawan sendirian".
Tidak Mesir, tidak Turki, tidak Arab Saudi, dan bahkan tidak Iran.
Semua negara itu adalah bagian dari sistem sekuler global yang tunduk pada logika kapitalisme, nasionalisme, dan kekuasaan semu.
Perang Iran–Israel 2025 adalah tragedi kemanusiaan sekaligus sinyal keras bahwa sistem internasional yang ada saat ini gagal melindungi umat Islam.
Umat tidak butuh perundingan baru, tidak butuh lagi sekadar “dukungan moral”, dan tidak butuh pahlawan semu.
Umat butuh kekuasaan Islam sejati yang akan menyatukan umat, mengusir penjajah, dan menghancurkan Israel serta sekutunya dari muka bumi.
Saatnya umat Islam tidak lagi berharap pada kekuatan-kekuatan semu seperti Iran.
Saatnya kita menegakkan kembali institusi yang dulu memimpin dunia, yaitu Khilafah Islamiyah.