Pilih karpet yang tidak terlalu tebal dan mudah digulung atau dipindahkan agar Anda bisa membersihkan area bawahnya dengan mudah.
Karpet berbulu panjang juga sebaiknya dihindari jika vacuum cleaner Anda tidak memiliki daya hisap tinggi.
Jika tetap ingin menggunakan karpet jenis ini, pastikan hanya digunakan di area yang tidak sering terkena kotoran, seperti kamar tidur.
3. Atur Kabel dan Barang Kecil dengan Rapi
Kabel-kabel yang berserakan bisa menghambat laju vacuum cleaner, terutama model robotik atau portable.
Selain itu, barang-barang kecil seperti mainan anak, sandal, atau buku juga bisa menyulitkan pembersihan dan bahkan menyumbat mesin.
Gunakan cable organizer dan storage box untuk menyimpan barang-barang kecil.
Penataan yang rapi bukan hanya memudahkan proses bersih-bersih, tapi juga membuat ruangan terlihat lebih lega dan nyaman dipandang.
4. Pilih Tata Letak Furnitur yang Simetris
Tata letak furnitur yang terlalu sempit dan tidak beraturan akan membuat vacuum cleaner sulit menjangkau setiap sudut ruangan.
Usahakan menata furnitur secara simetris dan beri cukup ruang di antara masing-masing perabot.
Berkat ruang antar perabot yang cukup, vacuum cleaner bisa bekerja dengan gerakan yang efisien dan tidak terhalang.
Ini akan mempercepat waktu pembersihan dan mencegah debu menumpuk di area yang sulit dijangkau.
5. Buat Jalur Bersih untuk Vacuum Robot (Jika Digunakan)
Jika Anda menggunakan vacuum cleaner model robot, penting untuk membuat jalur yang bersih dan bebas hambatan.
Hindari meletakkan barang kecil di lantai dan pastikan karpet tidak terlipat agar robot bisa berjalan lancar.