PGRI Rambutan Jadi Pelopor Program Lingkar Belajar Guru 2026 di Banyuasin
Pelaksanaan Program Mandatori Lingkar Belajar Guru (LBG) Tahun 2026 oleh PGRI Rambutan--Amin Mukri
HARIANBANYUASIN.COM – Pengurus Cabang (PC) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Rambutan menjadi lokasi pertama pelaksanaan Program Mandatori Lingkar Belajar Guru (LBG) Tahun 2026 di Kabupaten Banyuasin.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas dan profesionalisme guru melalui budaya belajar yang berkelanjutan.
Program LBG merupakan salah satu agenda strategis PGRI yang bertujuan menjadi wadah bagi para pendidik untuk menampung, merumuskan, menyelesaikan, serta menyalurkan berbagai aspirasi terkait isu-isu pendidikan dan organisasi yang berkembang di tengah masyarakat.
BACA JUGA:Mengakhiri Semester Genap, SDN 6 Banyuasin III Gelar Pensi
BACA JUGA:Masuki Purna Bakti, Disdikbud Banyuasin Lepas 1 Pengawas dan 4 KS di Banyuasin III
Melalui kegiatan ini, PGRI berupaya memperkuat koordinasi internal organisasi sehingga mampu mewujudkan organisasi profesi yang kuat, independen, demokratis, profesional, dan berkesinambungan dalam mendukung pengembangan kompetensi guru.
Ketua PGRI Kabupaten Banyuasin, Herlani, SPd., MPd., mengatakan bahwa Kecamatan Rambutan menjadi salah satu pengurus cabang yang pertama kali merealisasikan program mandatori Lingkar Belajar Guru.
Setelah pelaksanaan di Rambutan, kegiatan serupa akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh pengurus cabang PGRI di Banyuasin.
BACA JUGA:SMPN 1 Banyuasin III Terima Tim IFP Kementerian Sekretariat Republik Indonesia
BACA JUGA:Camat Sembawa Hadiri Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI SD Negeri 21 Sembawa
"Sebanyak 22 pengurus cabang PGRI, termasuk cabang khusus SMA dan SMK di Kabupaten Banyuasin, direncanakan akan mengadakan lokakarya Program Mandatori Lingkar Belajar Guru," ujar Herlani.
Menurutnya, LBG bukan sekadar agenda organisasi, melainkan sebuah gerakan bersama yang bertujuan membangun budaya belajar di kalangan guru agar terus berkembang mengikuti tuntutan zaman.
“Guru yang terus belajar akan mampu menghadirkan inovasi dalam pembelajaran sehingga memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik. Karena itu, peningkatan kompetensi guru harus menjadi prioritas yang terus dijaga dan diperkuat,” tegasnya.
BACA JUGA: Persiapan Class Meting dan MPLS, SMPN 2 Banyuasin III Gelar Rapat Bersama
Sumber: