Fenomena Supermoon Membuat Bulan Tampak Lebih Besar dan Terang
supermoon--
HARIANBANYUASIN.COM - Fenomena supermoon kembali menarik perhatian masyarakat di berbagai negara.
Supermoon terjadi ketika Bulan berada pada posisi paling dekat dengan Bumi dalam orbitnya sehingga tampak lebih besar dan lebih terang dibandingkan biasanya. Fenomena ini dapat diamati dengan mata telanjang saat cuaca cerah.
Menurut para astronom, ukuran Bulan saat supermoon bisa terlihat sekitar 14 persen lebih besar dan cahayanya sekitar 30 persen lebih terang dibandingkan bulan purnama biasa.
BACA JUGA:Kuliner Anti Mainstream! Makanan Aneh Ini Malah Jadi Kebanggaan Negara Asalnya
BACA JUGA:Rambut Tiba-Tiba Berdiri Saat di Luar? Waspada, Itu Bisa Jadi Tanda Petir Akan Menyambar!
Kondisi tersebut membuat langit malam terlihat lebih indah dan sering dimanfaatkan masyarakat untuk mengabadikan foto pemandangan.
Fenomena supermoon sebenarnya merupakan peristiwa alam yang terjadi beberapa kali dalam setahun.
Meski tampak sangat dekat, Bulan tetap berada pada jarak ratusan ribu kilometer dari Bumi sehingga tidak berbahaya bagi manusia.
Namun, dalam beberapa kasus, supermoon dapat memengaruhi pasang surut air laut menjadi lebih tinggi.
BACA JUGA:Langit Eropa Membara! Aurora Merah Langka Jadi Bukti Puncak Solar Maximum 2026
BACA JUGA:Fenomena Blue Moon yang Terjadi di Bulan Mei 2026, Apa Itu dan Mengapa Langka?
Banyak pengamat langit dan pecinta astronomi memanfaatkan momen ini untuk melakukan observasi.
Fenomena supermoon juga menjadi sarana edukasi yang menarik untuk mengenalkan ilmu astronomi kepada masyarakat, terutama anak-anak dan pelajar.
Sumber: