Pastikan Mudik Aman dan Terkendali, Gubernur Tekankan Pengawasan Arus Lalu Lintas dan Daerah Rawan Karhutla

Pastikan Mudik Aman dan Terkendali, Gubernur Tekankan Pengawasan Arus Lalu Lintas dan Daerah Rawan Karhutla

Video conference Sistem Keamanan dan Ketertiban Lingkungan pada malam takbiran dan menjelang Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026).--Foto humaspemprovsumsel

HARIANBANYUASIN.COM - Gubernur Sumsel, Herman Deru menegaskan kesiapan Pemprov dalam mengantisipasi arus mudik Lebaran 2026 sekaligus potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penegasan tersebut disampaikan saat mengikuti video conference Sistem Keamanan dan Ketertiban Lingkungan pada malam takbiran dan menjelang Idulfitri 1447 H, Jumat (20/3/2026).

Herman Deru mengatakan, sebanyak 3,87 juta pemudik diperkirakan melintasi wilayah Sumatera Selatan pada momentum Idulfitri tahun ini.

BACA JUGA:Gubernur Sumsel Terima Sertifikat HPL Mozaik 5 dan 6

BACA JUGA:Ratusan Pemudik Dilepas, Program Herman Deru–Cik Ujang Hadirkan Perjalanan Aman

Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan kendaraan.

“Sampai sekarang kita bersama Polda dan TNI terus memantau pergerakan kendaraan. Situasinya aman dan terkendali,” katanya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah juga telah memetakan wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi karhutla, terutama menjelang fenomena El Nino.

BACA JUGA:Wagub Cik Ujang Pimpin Operasi Pasar Murah Pemprov Sumsel, Perkuat Pengendalian Inflasi

BACA JUGA:Wagub Sumsel Lepas Mudik Gratis Pemprov Sumsel Lebaran 1447 H

“Kita juga mengantisipasi dampak El Nino, termasuk potensi karhutla. Daerah rawan sudah kita petakan dan menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa arus mudik Lebaran 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2025.

Namun demikian, angka kecelakaan lalu lintas justru mengalami penurunan.

BACA JUGA:Herman Deru Akhiri Pengajian Ramadhan Pemprov Sumsel, Perkuat Silaturahmi Pemerintah dan Masyarakat

Sumber: