Diduga Jadi Korban Begal, Pemuda Betung Ditemukan Bersimbah Darah di Simpang Afdeling
Ilustrasi --
HARIANBANYUASIN.COM – Warga Komplek Sentral Perkebunan PTPN 4 Regional 7, Kebun Betung Krawo, digegerkan dengan penemuan seorang pemuda dalam kondisi mengenaskan, Selasa (17/3) malam sekitar pukul 22.30 WIB.
Korban diketahui bernama Ferdi (24). Ia ditemukan tergeletak di simpang empat perbatasan Afdeling 2 dan Afdeling 3 dengan sejumlah luka di tubuhnya.
Sepeda motor Yamaha Nmax yang biasa digunakannya untuk bekerja tidak berada di lokasi, sehingga memunculkan dugaan kuat aksi pembegalan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Ferdi pertama kali ditemukan oleh Mulyono, warga setempat, saat hendak pulang ke rumah sekitar pukul 22.45 WIB. Saat melintas di lokasi kejadian, Mulyono melihat korban sudah dalam kondisi terkapar dan penuh luka.
Temuan itu langsung dilaporkan ke Pos Keamanan PTPN. Petugas kemudian bergerak cepat mengevakuasi korban menggunakan mobil patroli menuju RSUD Banyuasin.
Karena luka yang diderita cukup serius, Ferdi selanjutnya dirujuk ke rumah sakit di Palembang untuk mendapatkan penanganan intensif.
Kepala Desa Bukit Rahmat, Juliansyah, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun ia mengaku belum menerima laporan resmi dari keluarga maupun pihak terkait mengenai kronologi kejadian.
“Memang benar ada kejadian itu, tapi sampai sekarang belum ada laporan masuk ke pemerintah desa,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino melalui Kapolsek Betung Iptu Riady Sasongko, didampingi Kanit Reskrim Aiptu Anton Amri, juga membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Meski demikian, pihak kepolisian belum menerima laporan resmi dari korban maupun keluarga.
“Untuk sementara dugaan mengarah ke tindak pidana begal karena sepeda motor korban hilang. Namun korban masih belum bisa diajak komunikasi,” jelasnya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan memastikan motif di balik kejadian tersebut.
Sumber: