Pemkab Banyuasin Beri Teladan, Santuni Yatim dan Dhuafa dalam Safari Ramadan 1447 H

Pemkab Banyuasin Beri Teladan, Santuni Yatim dan Dhuafa dalam Safari Ramadan 1447 H

Pemkab Banyuasin Beri Teladan, Santuni Yatim dan Dhuafa dalam Safari Ramadan 1447 H--

HARIANBANYUASIN.COM – Pemerintah Kabupaten Banyuasin kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kepedulian sosial melalui kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di halaman Kantor Kepala Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan Zona IV yang meliputi Kecamatan Rambutan, Banyuasin I, Air Kumbang, dan Air Salek ini dihadiri langsung Bupati Banyuasin, Askolani, didampingi Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, serta Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim.

Bantuan Didahulukan, Simbol Pelayanan untuk Rakyat

Safari Ramadan diawali dengan penyerahan bantuan sebagai simbol bahwa pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi:

Dana bantuan masjid sebesar Rp10 juta untuk satu masjid di masing-masing kecamatan (Rambutan, Banyuasin I, Air Kumbang, dan Air Salek).

Bantuan sosial berupa 50 paket sembako bagi anak yatim piatu, fakir miskin, dan kaum dhuafa.

Alat bantu kesehatan berupa 4 kursi roda dan 2 tongkat untuk warga penyandang disabilitas dan lansia.

Momentum santunan tersebut menjadi contoh nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan suci Ramadan.

Safari Ramadan, Program Banyuasin Religius

Dalam sambutannya, Askolani menegaskan bahwa Safari Ramadan merupakan bagian dari program Banyuasin Religius yang telah berjalan sejak awal berdirinya Kabupaten Banyuasin.

“Safari Ramadan ini adalah program Banyuasin Religius yang sudah kita laksanakan sejak berdirinya Kabupaten Banyuasin, dan alhamdulillah sampai hari ini tetap kita laksanakan.

Mengingat jarak antar wilayah di Banyuasin ini jauh-jauh, maka dengan gerakan Safari Ramadan ini memaksa kami dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk bisa kumpul dalam satu tempat untuk bersilaturahmi,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat.

Sumber: