Ramadan, Harga Bahan Pokok Banyuasin Stabil, Stok Pangan Dipastikan Aman

Ramadan, Harga Bahan Pokok Banyuasin Stabil, Stok Pangan Dipastikan Aman

Ramadan, Harga Bahan Pokok Banyuasin Stabil, Stok Pangan Dipastikan Aman--

HARIANBANYUASIN.COM  — Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Banyuasin, H. Adam Ibrahim, SE., M.Si menyampaikan bahwa harga bahan pokok di Kabupaten Banyuasin masih relatif stabil pada hari kedua bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Menurutnya, hanya cabai panjang yang mengalami kenaikan harga hingga Rp30.000 per kilogram. Selebihnya, harga kebutuhan pokok masyarakat masih berada dalam kondisi normal.

Adam Ibrahim menegaskan bahwa ketersediaan stok pangan selama bulan Ramadan dipastikan aman. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak bersikap konsumtif atau melakukan pembelian berlebihan.

“Stok pangan aman selama Ramadan. Kami berharap masyarakat tidak berbelanja secara berlebihan. Pemerintah akan terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pangan di Banyuasin,” ujarnya.

Untuk memastikan ketersediaan pangan, Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim meninjau langsung PT. Buyung Putra Pangan di Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Jumat (20/02/2026).

Peninjauan ini merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Banyuasin guna memastikan stok pangan tercukupi hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Erwin menjelaskan bahwa harga beras di awal Ramadan masih stabil. Namun, menjelang Lebaran diperkirakan akan mengalami kenaikan sekitar 10 hingga 20 persen akibat meningkatnya permintaan, terutama untuk kebutuhan zakat fitrah.

“Menjelang Lebaran permintaan beras meningkat karena adanya pemenuhan zakat fitrah umat muslim yang umumnya menggunakan beras. Alhamdulillah, setelah pengecekan, insyaallah stok aman sampai Lebaran,” katanya.

Perwakilan perusahaan, Sukartek, menyebutkan produksi beras PT. Buyung Putra Pangan mencapai sekitar 1.000 ton per hari. Dari jumlah tersebut, 200 ton untuk kebutuhan Sumatera Selatan, 200 ton untuk Jambi, 400 ton untuk Pekanbaru, dan sisanya didistribusikan ke luar Pulau Jawa.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Badan Ketahanan Pangan memberikan penghargaan kepada perusahaan atas kontribusinya dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Dalam inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sukamoro, Kecamatan Talang Kelapa, Sekda Banyuasin Erwin Ibrahim bersama jajaran terkait menemukan sejumlah produk makanan yang mengandung boraks dan formalin.

Dari 20 sampel yang diuji, ditemukan mie basah dan kerupuk jangek yang positif mengandung zat berbahaya. Erwin berdialog langsung dengan para pedagang yang mengaku tidak mengetahui kandungan berbahaya dari produk yang mereka peroleh dari agen.

Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan segera berkoordinasi dengan Dinas Koperindag, Badan Ketahanan Pangan, Kejaksaan, dan Polres Banyuasin untuk menelusuri asal produk tersebut. Koordinasi juga dilakukan dengan Pemerintah Kota Palembang, karena produsen berada di wilayah tersebut.

“Sidak ini sesuai instruksi Bupati Banyuasin untuk memastikan makanan yang beredar aman bagi masyarakat selama Ramadan. Ke depan, sidak serupa akan dilakukan di pasar-pasar lain di Banyuasin,” tegas Erwin.

Sumber: