Motor Petualang Premium Bermesin 1.300 cc Siap Taklukkan Segala Medan

Motor Petualang Premium Bermesin 1.300 cc Siap Taklukkan Segala Medan

Motor Petualang Premium Bermesin 1.300 cc Siap Taklukkan Segala Medan--

HARIANBANYUASIN.COM – Segmen motor adventure premium di Tanah Air kembali diramaikan dengan kehadiran BMW R 1300 GS Adventure. 

Model flagship terbaru dari lini GS legendaris ini hadir membawa peningkatan signifikan dari sisi desain, performa, hingga teknologi. 

Dengan banderol harga yang diperkirakan mulai Rp 1,435 miliar, motor ini menyasar pecinta touring jarak jauh dan penjelajah medan ekstrem.

Dari sisi dapur pacu, BMW R 1300 GS Adventure 2026 dibekali mesin boxer twin-cylinder 4-tak berkapasitas 1.300 cc dengan sistem pendingin cairan. 

Mesin tersebut mampu memuntahkan tenaga maksimum sekitar 145–147 hp pada 7.750 rpm dan torsi puncak 149 Nm pada 6.500 rpm. 

Performa ini menjadikannya salah satu motor adventure paling bertenaga di kelasnya.

Motor ini tersedia dengan transmisi manual, tergantung pada varian yang dipilih. 

Namun menariknya, BMW juga menawarkan fitur Automated Shift Assistance (ASA) yang memungkinkan perpindahan gigi dilakukan secara otomatis tanpa perlu menarik tuas kopling secara manual. 

Teknologi ini membuat pengalaman berkendara menjadi lebih praktis, terutama saat melibas jalur panjang atau kondisi lalu lintas padat.

Salah satu sorotan utama dari model ini adalah kapasitas tangki bahan bakarnya yang mencapai 30 liter dan terbuat dari aluminium. 

Dengan kapasitas jumbo tersebut, pengendara dapat menjelajah lebih jauh tanpa harus sering berhenti untuk mengisi ulang bahan bakar, menjadikannya motor ideal untuk ekspedisi lintas daerah bahkan lintas negara.

Di sektor kaki-kaki dan rangka, BMW R 1300 GS Adventure mengusung rangka utama berbahan baja dengan subframe aluminium. 

Suspensi depan menggunakan BMW EVO Telelever dan suspensi belakang EVO Paralever. 

Tersedia pula opsi Dynamic Suspension Adjustment (DSA) yang memungkinkan penyesuaian otomatis redaman dan laju pegas sesuai kondisi jalan. 

Sumber: