Mas Mahal Raib Digondol Maling, Rumah ASN di Ogan Ilir Dibobol Saat Ditinggal ke Palembang

Mas Mahal Raib Digondol Maling, Rumah ASN di Ogan Ilir Dibobol Saat Ditinggal ke Palembang

Mas Mahal Raib Digondol Maling, Rumah ASN di Ogan Ilir Dibobol Saat Ditinggal ke Palembang--

HARIANBANYUASIN.COM — Aksi pencurian kembali menggegerkan warga Desa Tanjung Raja Selatan, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir. Rumah milik Sri Yuni Astuti, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), disatroni maling saat dalam keadaan kosong. Akibat kejadian tersebut, puluhan suku emas dan uang tunai raib digasak pelaku.

Peristiwa ini diketahui pada Minggu malam, 1 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, saat korban baru pulang dari Palembang usai menghadiri acara ruwahan keluarga. Betapa terkejutnya korban ketika mendapati kondisi rumahnya sudah dalam keadaan berantakan dan sejumlah barang berharga lenyap.

Kepala Desa Tanjung Raja Selatan, Maya Fathul, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa pelaku diduga memanfaatkan situasi ketika rumah dalam keadaan kosong.

“Pemilik rumah sedang pergi ke Palembang untuk menghadiri acara ruwahan keluarga. Ketika pulang, baru diketahui bahwa rumahnya sudah dibobol maling,” ujar Maya, Senin (2/2/2026).

Dalam kejadian itu, pencuri berhasil membawa kabur sedikitnya 23 suku emas serta uang tunai sebesar Rp20 juta. Ironisnya, sebagian emas yang hilang tersebut merupakan milik orang tua korban yang dititipkan di rumah.

Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian materi hingga puluhan juta rupiah. Selain kerugian finansial, peristiwa tersebut juga meninggalkan trauma bagi korban dan keluarganya.

Usai mengetahui rumahnya menjadi sasaran pencurian, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Raja untuk diproses secara hukum.

“Belum tahu kapan persisnya dimaling, tapi yang jelas ketahuan kemalingan itu saat korban pulang dari Palembang,” tambah Maya.

Hingga saat ini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Media ini juga telah berupaya mengonfirmasi pihak Polsek Tanjung Raja, namun belum mendapatkan keterangan resmi terkait perkembangan kasus tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam waktu lama.

Sumber: