Kumis Kucing untuk Batu Ginjal: Manfaat, Cara Kerja, dan Aturan Konsumsi
Kumis kucing dikenal luas karena khasiatnya bagi kesehatan ginjal, khususnya dalam mencegah dan membantu mengatasi batu ginjal.--
HARIANBANYUASIN.COM - Kumis kucing (Orthosiphon aristatus) merupakan salah satu tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di Indonesia.
Tanaman ini dikenal luas karena khasiatnya bagi kesehatan ginjal, khususnya dalam mencegah dan membantu mengatasi batu ginjal.
Batu ginjal sendiri terbentuk akibat pengendapan mineral dan garam di dalam ginjal yang mengeras seiring waktu, sehingga dapat menimbulkan nyeri hebat dan gangguan saluran kemih.
BACA JUGA:Mengenal Kumis Kucing, Herbal Tradisional untuk Pencegahan Hipertensi
BACA JUGA:Tanaman Kumis Kucing: Khasiat, Kandungan, dan Cara Mengolahnya
Salah satu manfaat utama kumis kucing adalah sifat diuretik alaminya.
Daun kumis kucing mampu meningkatkan produksi urine, sehingga membantu proses pembuangan zat sisa dan endapan mineral dari dalam ginjal.
Dengan meningkatnya volume urine, endapan mineral yang berpotensi membentuk batu ginjal dapat dikeluarkan lebih awal sebelum mengeras dan membesar.
BACA JUGA:Keji Beling untuk Kesehatan: Khasiat, Cara Konsumsi, dan Manfaat Alaminya
BACA JUGA:GERD Bukan Penyakit Biasa, Ini Risiko Fatal Jika Diabaikan
Proses ini sangat penting sebagai langkah pencegahan, terutama bagi orang yang memiliki risiko tinggi mengalami batu ginjal.
Selain bersifat diuretik, kumis kucing juga mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan kalium.
Kandungan kalium berperan dalam membantu melarutkan kalsium berlebih yang sering menjadi penyebab utama pembentukan batu ginjal.
BACA JUGA:Sekilas Mirip, Ternyata Beda Jauh! Ini Perbedaan Chia Seed dan Biji Selasih yang Jarang Diketahui
Sumber: