Cuma 53 Detik Terbang! Inilah Penerbangan Komersial Paling Singkat di Dunia

Cuma 53 Detik Terbang! Inilah Penerbangan Komersial Paling Singkat di Dunia

Maskapai Loganair di Kepulauan Orkney, Skotlandia melakukan penerbangan terpendek di dunia hanya dalam durasi 53 detik saja.--

HARIANBANYUASIN.COM - Di dunia penerbangan komersial yang identik dengan perjalanan berjam-jam, antrean panjang, dan jet berbadan lebar, terdapat sebuah rute yang benar-benar mematahkan semua anggapan tersebut.

Penerbangan komersial terpendek di dunia hanya membutuhkan durasi resmi dua menit, bahkan bisa kurang dari satu menit jika kondisi cuaca mendukung.

Penerbangan unik ini dioperasikan oleh maskapai Loganair di Kepulauan Orkney, Skotlandia.

Rute super singkat ini menghubungkan Pulau Westray dan Papa Westray, dua pulau kecil yang terletak di bagian utara Skotlandia.

Jarak antara kedua pulau tersebut hanya sekitar 2,7 kilometer, lebih pendek dibandingkan panjang landasan pacu di banyak bandara internasional besar.

Fakta ini membuat penerbangan tersebut sering dijadikan contoh ekstrem betapa singkatnya perjalanan udara bisa terjadi dalam penerbangan komersial.

Secara teknis, jadwal resmi penerbangan ditetapkan selama dua menit.

Namun dalam praktiknya, durasi ini sangat bergantung pada kondisi angin.

Ketika angin bertiup searah dan cuaca mendukung, pesawat dapat mencapai Papa Westray dari Westray hanya dalam waktu sekitar 53 detik.

Dalam waktu kurang dari satu menit, pesawat sudah lepas landas, terbang, dan mendarat kembali—sebuah pengalaman yang nyaris tak memberi waktu bagi penumpang untuk berkedip.

Pesawat yang digunakan dalam rute ini umumnya adalah pesawat kecil tipe turboprop, seperti Britten-Norman Islander, yang memang dirancang untuk penerbangan jarak pendek dan landasan terbatas.

Jumlah penumpang dalam satu penerbangan pun sangat sedikit, mencerminkan kebutuhan transportasi lokal masyarakat kepulauan Orkney.

Bagi warga setempat, penerbangan ini bukan sekadar keunikan, melainkan sarana transportasi penting untuk bekerja, bersekolah, hingga mendapatkan layanan kesehatan.

Meski terdengar seperti atraksi wisata, penerbangan ini memiliki peran vital dalam menjaga konektivitas antar pulau terpencil.

Sumber: